Kehilangan
Makna Rumah
Lebaran kali ini berbeda ya…
Mungkin ini pertama kali nya , lebaran tanpa
keluarga.
Menikmati suara takbir sendirian di tanah rantau
Kesepian di kamar yang sempit.
Jika boleh memilih , tak seorangpun ingin jauh
dari keluarga
Bercengkrama dengan ayah, ibu, kaka dan adik.
Jangan mudik…jangan egois… bukan kamu saja yang
rindu.
Tolong dijaga , agar semua bisa kembali seperti
semula.
Kami anak rantau yang kehilangan haknya.
Lebaran adalan moment terindah bagi kami anak
rantau.
Tapi saat ini kami sedang kehilangan arti rumah
Kami sudah merelakan untuk tidak pulang ,
Padahal lebaran adalah moment terpenting bagi
kami,
Karena belum tentu tahun depan akan bertemu lagi.
Yang punya rindu bukan kamu saja,
Kami juga rindu
Rindu pulang ke kampung halaman saat lebaran
Rindu sungkeman dengan orang tua
Rindu kue lebaran ibu
Rindu masakan lebaran ibu
Rindu pertanyaan “Kapan Nikah” dari om dan tante,
Pertanyaan yang dulu selalu dihindari , kini
merindukannya.
Tahun ini banyak pelajaran yang bisa di petik ya…
Tahun ini mengajarkan bahwa waktu itu berharga
Tuhan ingin kita menghargai waktu yang di
berikanNya
Tolong dijaga ya , yang punya rindu bukan kamu
saja.
Entah sampai kapan sedih ini akan berujung.
Selamat hari raya idul fitri , mohon maaf lahir dan
batin
#Kalian hebat yang memilih untuk tidak mudik
~R'sa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar